Kesatria Jubah Putih dari Gunung Kendeng

Gunung Kendeng menyimpan berjuta pesona yang menawan, mula dari Goa-goa yang penuh misteri, jalur panjat tebing yang menantang, Air Terjun yang eksotis dan tak ketinggalan flora-fauna yang unik. Salah satu yang memikat perhatian saya adalah serangga ini. Entah apa namanya atau tergolong jenis apa, sampai saat ini saya belum tahu. Pernah mencoba mencari di google menggunakan google image search, yang keluar malah anjing. Mungkin karena warna dan tingkahnya mirip anjing atau bulu-bulunya yang mengelabuhi pandangan sang raksasa mesin pencari.

Kalau dilihat sekilas mungkin serangga ini tidak menarik, hanya dominan warna putih dengan sedikit balutan warna orange. Tapi ketika dilihat dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, maka barulah kau tersadar bahwa serangga ini memang menawan. Saya temukan serangga ini di atas tebing belakang guwo Wareh, saat memasang jalur untuk kegiatan panjat tebing. Pada waktu dipotret, serangga ini bukannya kabur tetapi malah narsis mendekat ke kamera, bak kesatria yang tiada takut melawan monster. Eh..berarti aku monster donk!! Salah..salah..salah!!!..Yah..pokoknya mirip power ranger atau apalah serangga ini, seperti kesatria yang memakai jubah putih dengan 2 antena yang mungkin digunakan untuk menangkap siaran TV. Matanya yang hitam dan besar melebihi wajahnya…Serangga yang aneh!! 😀

Yang istimewa, serangga ini saya potret dengan kamera poket pertama saya. Kodak Easy Share mini seharga 600rb rupiah yang saya beli di pameran Komputer di JEC (Jogja Expo Center). Sebuah kamera poket yang saya beli setelah almarhum bapak saya meninggal. Saya jarang sekali punya foto bapak, bapak juga jarang mau kalau dipotret. Dari situ saya berpikir pentingnya sebuah kamera. Sebuah benda yang mampu mengabadikan kenangan-kenangan indah bersama keluarga atau pun sahabat. Sebuah benda yang mampu membingkai karya-karya maha dasyat dari Sang Maha Pencipta. Sebuah benda yang menemani dalam setiap petualangan dan membingkainya dalam balutan warna penuh makna.

Pada waktu itu memang kamera poket kualitasnya masih jauh dibanding dengan kamera HP. Tidak seperti sekarang, teknologi kamera HP sudah semakin maju. Beruntunglah mereka yang menyukai fotografi, karena bisa mengabadikan momen-momen penting dalam hidupnya. Sebuah foto semakin berusia maka akan semakin berharga dan bermakna. Saat ini kamera poket tersebut sudah jarang saya gunakan, karena kualitasnya kalah dengan HP cina yang saat ini saya pakai. Tetapi sudah banyak jasa kamera tersebut menemaniku di setiap petualangan. Mengabadikan momen-momen penting dan berharga yang akan bisa ku kenang dan nikmati suatu hari nanti  🙂

serangga-kedeng-5serangga-kedeng-2serangga-kedeng-3serangga-kedeng-4

serangga-kedeng-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *