Panduan Setting Audio Lumix GH5: Suara Jernih & Profesional
Di dalam menu Motion Picture (ikon kamera film) pada GH5, kamu akan menemukan beberapa opsi audio yang sering dilewatkan. Berikut adalah konfigurasi terbaiknya:
1. Audio Rec Level Adj (Atur Manual!)
Jangan pernah biarkan audio dalam posisi Auto. Kamera akan mencoba menaikkan volume saat suasana sepi, yang justru memunculkan suara desis (hiss).
- Setting: Masuk ke menu, pilih Audio Rec Level Adj.
- Target: Mintalah subjek bicara, lalu atur level agar bar audio bergerak di kisaran -12dB sampai -6dB. Jangan biarkan menyentuh angka 0 (merah) karena suara akan rusak/distorsi.
2. Mic Level Limiter (Si Pelindung)
Ini adalah fitur keselamatan. Jika tiba-tiba ada suara ledakan atau teriakan keras, fitur ini akan mencegah audio pecah secara ekstrim.
- Setting: ON.
- Fungsi: Menjaga agar sinyal tidak clipping di angka 0dB, namun tetap gunakan volume manual sebagai patokan utama.
3. Wind Cut (Hati-hati Gunakan Ini)
Fitur ini memotong frekuensi rendah untuk menghilangkan suara angin.
- Setting: OFF (jika pakai mic eksternal dengan deadcat/bulu kucing).
- Setting: Low/Standard (hanya jika terpaksa pakai mic internal di luar ruangan yang berangin).
- Alasan: Fitur ini sering membuat suara manusia terdengar “tipis” karena frekuensi bass-nya ikut terpotong. Lebih baik potong saat editing.
4. Special Mic Setting (Untuk Mic Eksternal)
Jika Mas Agus menggunakan mic shotgun atau wireless (seperti Rode atau DJI Mic):
- Mic Level Disp: Selalu ON. Mas harus bisa melihat bar audio di layar saat merekam tanpa harus masuk ke menu.
- Headphone Volume: Atur di angka 8-10. Gunakan earphone untuk memonitor apakah ada gangguan sinyal atau suara motor yang bocor.
Tips Pro: Gain Staging (Rahasia Suara Bersih)
Jika kamu menggunakan mic wireless atau shotgun yang punya pengaturan volume sendiri (Gain):
- Turunkan Audio Rec Level di dalam GH5 sampai hampir paling rendah (sekitar -10dB atau -12dB).
- Naikkan volume/gain di Mic Eksternal Mas sampai suara di kamera menyentuh -6dB.
- Hasilnya: Suara akan jauh lebih bersih (minim hiss) karena Mas menggunakan pre-amp dari mic yang biasanya lebih berkualitas daripada pre-amp kamera.
Baca Juga: Technical Review: Panasonic Lumix GH5 untuk Cinematic vs Traveling
Kesimpulan
Audio yang bagus adalah audio yang tidak disadari penonton karena kejernihannya. Dengan GH5,kamu punya kendali penuh. Settingan manual ini akan membuat video terlihat (dan terdengar) jauh lebih mahal.
Baca juga Panduan Lengkap Videografi untuk Pemula hingga Mahir: Menguasai Seni Gambar Bergerak